Cara Merawat Bacan Kapur dengan Cairan Pembersih Mulut

4 comments
Selain dari Cara Merawat Bacan Kapur dengan Cairan Ion seperti Pocari Sweat, berikut ini adalah treatment perawatan bacan muda berkapur dengan menggunakan cairan pembersih mulut dan rekayasa perubahan suhu. Secara garis besar Tentang cara merawat bacan ini hampir sama, hanya cairan 'trigger' yang digunakan adalah cairan pembersih mulut seperti Listerin, Colgate, Pepsodent dan lain sebagainya.

Komposisi cairan pembersih mulut ini terdiri dari Air,  Alkohol, Sorbitol Solution, Benzoic Acid, Sodium Citrate, dan beberapa kandungan kimia lainnya. Sehingga dipercaya para spekulan bahan batu akik bacan untuk dipergunakan dalam proses treatment bacan berkapur dan yang masih mengandung flek hitam agar bacan miliknya lebih cepat berproses menjadi bening (kristal).

Cara Merawat Bacan Kapur dengan Listerine dan rekayasa suhu

  1. Bahan yang akan ditreatment sebaiknya yang sudah berbentuk potongan kecil atau yang sudah terpola, karena semakin besar dimensinya akan semakin lama prosesnya. Bila sudah berbentuk batu akik, caba untuk digosok terlebih dulu permukaan akik dengan amplas halus untuk membuka pori-pori batu.
  2. Sediakan bejana kaca (mis. toples, botol bermulut besar) yang memiliki penutup rapat, yang dapat menjadi wadah dan mampu menahan penguapan.
  3. Tuang Listerine ke dalam toples dan masukkan bacan hingga terendam. Penggunaan merek Listerine adalah karena komposisi pembentuknya lebih kaya.
  4. Tutup rapat penutup toples dan simpan pada tempat aman yang mudah dipantau.
  5. Lakukan perendaman selama 3 hingga 7 hari.
  6. Pada hari ke 8, ambil bacan dari toples masukkan ke dalam wadah (baskom) berisi air tanah (mengandung mineral alami) hingga terendam.
  7. Lakukan perendaman dengan air ini minimal 3 hari dengan maksud untuk mengangkat fleks atau kandungan kapur yang telah diurai oleh cairan pembersih mulut.
  8. Jangan lupa untuk mengganti airnya setiap hari agar kapur tak lagi melekat pada bacan.
  9. Pada hari terakhir, lakukan rekayasa perubahan suhu dengan cara merebus batu dengan air selama 10 hingga 20 menit pada suhu di bawah titik didih air ( < 100° C ). Batu bacan harus terendam dengan air dan pantau suhu agar tak melampaui titik didih air dengan cara mengontrol besar api kompor.
  10. Jika perubahan belum mendapat hasil yang diinginkan, ulangi proses cara merawat bacan kapur ini dari awal lagi.
  11. Untuk hasil sempurna setelah treatment perawatan bacan ini, bentuk bahan bacan atau gosok kembali batu akik bacan anda untuk mengkilapkannya.
cara merawat batu bacan
Ingat bahwa cara merawat bacan ini dapat saja beresiko merusak bacan yang anda miliki, karena mungkin bahan bacan yang akan di-treatment memiliki kondisi yang berbeda. Dan anda harus siap dengan resiko apapun karena kebanyakan treatment cara merawat bacan diperoleh dari pengalaman coba-coba.

Silahkan anda bereksperimen.
Read more ►

Cara Merawat Bacan Kapur dengan Cairan Ion

1 comments
Peminat bahan bacan muda mengandung kapur ataupun logam umumnya telah mengetahui resiko yang akan didapat ketika akan membeli bahan tersebut. Selain karena harga yang lebih murah, mereka berspekulasi karena memiliki kiat cara merawat bacan seperti itu. Kiat-kiat itu biasanya jadi rahasia karena didapat berdasarkan coba-coba yang beresiko.

Sebelumnya kenali dulu ciri-ciri bacan muda atau bacan kapur. Sehingga bisa ditentukan treament bacan yang tepat. Berikut dirangkum cara merawat bacan kapur yang diperoleh dari para pedagang atau spekulan. Meski mereka sendiri tidak menjamin tingkat keberhasilan yang sama, tak ada salahnya anda mengetahui kiat-kiat treatment bacan, siapa tahu bisa berguna untuk anda.
cara merawat batu bacan

Cara Merawat Bacan Kapur dengan Cairan Ion seperti Pocari Sweat:

  1. Yang paling mudah dengan minuman Pocari Sweat (Minuman mengandung ion)
  2. Sediakan bejana kaca (mis. toples, botol bermulut besar) yang memiliki penutup rapat, yang dapat menjadi wadah dan mampu uap air.
  3. Taruh bahan bacan yang telah dijemur tadi ke dalam becana kaca kemudian isikan pocari sweat atau minuman ion sampai benar-benar merendam bahan.
  4. Letakkan di tempat yang aman dan lakukan perendaman dengan cairan ion ini dari malam hingga pagi hari.
  5. Sediakan bejana logam (mis. wajan, panci masak mie), yang dapat menjadi wadah dan mampu menghantar panas dengan baik.
  6. Pindahkan dari toples bahan bacan dan taruh ke dalam wadah logam kemudian isikan dengan air tanah (mengandung mineral alami) hingga air merendam bahan bacan.
  7. Lakukan penjemuran langsung di bawah terik matahari dari pagi hingga malam.
  8. Ulangi prosesnya selama 14 hari.
  9. Perhatikan untuk mengganti air dan cairan ion jika terlihat warna cairan mulai berubah atau kotor.
  10. Perhatikan pula detil bahan bacan agar anda tahu apakah ada kemajuan dari proses treatment bacan ini.
  11. Proses penjemuran dan perendaman juga boleh dicoba mis. 3 hari perendaman dan 3 hari penjemuran.
Pada umumnya proses di atas mampu mengangkat kapur. Hal ini dapat terlihat pada permukaan bahan bacan yang memutih di bagian luar pada saat kering. Ada baiknya bagian yang memutih ini digosok atau disikat sampai bersih bahan bacannya sebelum dilakukan proses ulang cara merawat bacan dengan cairan ion.
cara merawat batu bacan

Meski secara ilmiah belum diketahui, namun spekulan yang menggunakan cara ini menganalisanya sendiri dengan kemampuan logikanya bahwa kapur yang terkandung dalam bahan akan diikat oleh ion-ion dari pocari sweat saat perendaman dan keluar melalui pori-pori batu saat dilakukan penjemuran dengan rendaman air tanah.

Semoga bermanfaat.
Read more ►

Cara Merawat Bacan Semi Kristal

0 comments
Penggemar batu akik bacan pasti ingin batu bacannya yang belum sempurna beningnya dapat berproses menjadi kristal. Untuk yang semi kristal (belum plong beningnya) cara merawat bacannya sebenarnya sederhana saja, yakni dengan cara memakainya setiap hari. Cara merawat bacan ini adalah dengan memanfaatkan pemanasan yang konsisten melalui suhu tubuh si pemakainya.

cara merawat bacan

Cara ini dipercaya efektif untuk membuat bacan semi kristal anda menjadi lebih bening dari sebelumnya. Cara merawat bacan seperti ini dipandang paling aman karena tidak merusak batu, terutama pada warnanya. Ingat bahwa treatment bacan yang prosesnya dipercepat dapat menyebabkan warna alami bacan berubah. Pakar batu akik akan dapat membedakan mana bacan yang berproses secara alami dan yang diproses secara cepat.

Dari artikel Tentang Cara Merawat Bacan, bahwa inti dari treatment bacan salah satunya adalah dengan merekaya suhu dalam rentang waktu yang lama. Suhu yang lebih hangat dari temperatur ruangan maupun suhu yang temperaturnya berubah-ubah dalam waktu tertentu.
Pemilik bacan yang tak sabar dengan cara alami yang membutuhkan waktu lama, akan mencoba cara merawat bacan dengan proses yang lebih cepat.

Untuk bacan semi kristal, treatment yang dipakai diantaranya adalah dengan cara Perendaman dan Penjemuran:
  • Isikan dengan air tanah hingga hampir penuh ke dalam wadah transparan seperti toples kaca yang dapat ditutup rapat. Wadah kaca dimaksudkan agar proses dapat mudah dipantau dan tutup yang rapat akan mencegah penguapan air rendaman secara berlebihan.
  • Masukkan bacan yang akan diproses ke dalam toples hingga badan bacan terendam (tenggelam) seluruhnya dalam air.
  • Putar penutupnya sampai rapat agar air yang menguap tetap jatuh ke dalam wadah.
  • Taruh toples pada tempat yang langsung terkena sinar matahari (mis. atap genting) pada pagi hari.
  • Setelah 3 hari, perhatikan air dalam toples. Jika berkurang, tambah airnya karena badan bacan harus terendam semuanya dalam air. Ganti juga airnya jika kotor atau mulai berlumut.
  • Lama perendaman dan penjemuran ini tergantung kondisi batu bacannya. Ada yang satu hari penjemuran sudah tampak hasilnya dan ada juga yang telah berbulan-bulan tapi tidak berubah secara signifikan.
  • Jika perubahannya  dianggap sudah cukup, poles kembali bacan anda dengan kulit atau kertas serbuk intan.
Selamat mencoba cara merawat bacan kristal ini
Read more ►

Tentang Cara Merawat Bacan

4 comments
Batu Bacan memang fenomenal, mulai dari harga, lika-liku pencariannya sampai pada cara merawat bacan itu sendiri.

Tentang Cara Merawat Bacan

Ada banyak diskusi dan baik di forum atau facebook group yang membahas bagaimana cara merawat bacan terutama yang belum kristal. Kita ketahui bahwa seperti batu akik lainnya, batu akik bacan secara natural terbentuk oleh alam. Sehingga apa yang dihasilkan dari penggalian batu bacan akan diperoleh bahan batu akik (rough gemstone) yang berbeda-beda kwalitasnya.

Kalau kita mengacu pada proses tempaan alam maka dapat dipastikan bahwa batu akik begitu juga batu bacan ini dibentuk dalam waktu yang tidak singkat bisa puluhan bahkan ratusan tahun.

Saat ini ketika satu bahan bacan atau satu akik bacan dimiliki oleh seseorang, kemudian disadari bahwa bacannya tersebut ternyata kwalitas atau grade-nya jauh dari yang disebut sebagai bacan super kristal (grade AAA +).  Maka ada keinginan si pemilik supaya batu bacan atau bahan bacan yang dimilikinya bisa lebih meningkat kwalitasnya. Kalau sudah begini biasanya si pemilik akan mencari tahu bagaimana cara merawat bacan agar dapat ditingkatkan mutunya. Bisa saja mencaritahunya dari media seperti internet atau tabloid, bisa juga bertanya ke sesama penggemar batu akik atau pedagang batu bacan.
cara merawat bacan

Dan dari diskusi maupun perdebatan itu, belum ada satu pun cara pasti bagaimana cara merawat bacan supaya menjadi lebih baik. Banyak cara-cara merawat bacan yang diyakini oleh si pencetus sebagai cara terbaik, namun di sisi lain ternyata tidak berpengaruh sama sekali. Jika ini terjadi, biasanya akan dikatakan bahwa batu atau bahan bacan satu dan yang kainnya memiliki kondisi yang berbeda-beda sehingga oleh sebab itu diperlukan treatment atau cara merawat bacan dengan metode lainnya.

Inti dari Cara Merawat Bacan

Perlu digarisbawahi bahwa ketika belum ditemukan penggali, batuan akik seperti batu bacan ini diproses secara alami oleh alam dalam waktu yang sangat lama. Jadi ketika perubahan diinginkan dalam waktu yang singkat maka jawabannya hanya satu: sangat sulit. Kita cermati saja proses yang dilakukan alam terhadap batuan, seperti panas matahari, panas inti bumi, kandungan air dalam tanah, dinginnya suhu air dan tanah pada malam hari.

Jadi kebanyakan inti dari cara merawat bacan adalah dengan merekayasa perubahan suhu seperti yang didapat batuan saat masih dalam tanah. Makanya ide dasar cara merawat bacan adalah dengan merendamnya dalam air dan menjemurnya di terik matahari. Cara ini cukup aman karena risiko rusaknya batu atau bahan bacan sangat kecil. Namun sebelum menerapkan salah satu kita atau tips cara merawat batu bacan, anda perlu terlebih dulu mengenal karakter bacan yang akan di-tretment.

Blog ini merangkum berbagai cara merawat bacan yang didapat dari forum, group, facebook atau bertanya langsung dari pengkoleksi dan pedagang batu akik. Silahkan diikuti cara-caranya, cermati mana yang cocok untuk merawat bacan anda, yang terpenting diperhatikan bahwa cara merawat bacan yang dipercepat ini sangat mengandung risiko, batu bacan bisa saja retak (crack), berubah warna atau bahkan hancur. Risikonya anda tanggung sendiri.
Read more ►
 

Copyright © Cara Merawat Bacan Powered by Equatropica | Supported web Info-nya Mancing