Panduan Memilih Bacan Kristal

0 comments
Bacan dengan kwalitas super dengan tampilan yang sudah kristal memang berharga mahal. Akan tetapi cara merawat bacan kristal ini tergolong sederhana dan mudah. Selain itu dengan membeli bacan kristal, setidaknya dapat mengurangi resiko kerugian-kerugian kecil yang dapat saja menumpuk menjadi kerugian besar ketika orang memutuskan untuk membeli batu akik bacan atau bahan bacan dengan kwalitas seadanya. Seperti bahan yang hancur saat dibentuk, batu akik bacan yang tampilannya jelek, dana yang hilang tak berbekas, hingga waktu yang terbuang percuma saat melakukan cara merawat bacan namun gagal meningkatkan kwalitasnya.

Meski demikian, membeli yang sudah kristal pun bukan berarti tanpa resiko. Pelajari dan pahami karakteristik bacan kristal dengan mencari tahu melalui pedagang bacan, teman yan berpengalaman atau referensi dari dunia maya.
cara merawat batu bacan

Panduan Memilih Bacan Kristal

Panduan memilih batu akik dan batu mulia (permata) umumnya dengan acuan 4C (Color, Clarity, Cut, Carat). Demikian pula dengan batu akik bacan, acuan 4C ini dapat menjadi dasar cara memilih bacan.
  1. Color atau Warna Bacan
    Untuk Color (warna) bacan, pilih warna yang sesuai dengan karakteristiknya. Bacan Doko dengan level warna hijau rendah (agak muda) sedangkan Bacan Palamea warnanya agak kebiruan.
  2. Clarity atau Tingkat Kejernihan Bacan
    Semakin jernih batu bacan akan semakin tinggi tingkat kekristalannya. Tanpa bantuan senter dan kaca pembesar, bacan kristal dapat terlihat tembus hingga bagian bawah batu. Meski kristal jernih, sebaiknya lihat juga dengan bantuan senter dan kaca pembesar, lihat kejernihan batu tersebut. Batu yang terlalu jernih justru mencurigakan. Batuan akik sekristal apapun, umumnya masih menyisakan sedikit inklusi atau pola alami batuan akik.
    Untuk yang tingkat kristalnya tidak sempurna, maka pilihlah yang kotoran atau inklusi hitamnya tinggal sedikit (hanya berupa titik saja).
  3. Cut atau bentuk potongan
    Oval atau round cabochon adalah bentuk potongan yang baik untuk bacan dimana pola bentukan cabochon dapat maksimal memperlihatkan keindahan batu bacan. Hindari membeli bacan kristal dengan bentuk potongan lain seperti bentuk segitiga, segi empat, oval tapi terlalu memajang, atau bentuk yang tidak beraturan, karena selain kurang indah juga akan mempersulit jika ingin menjualnya kembali atau jarang peminatnya.
  4. Carat atau Ukuran Berat Bacan
    Bacan kristal akan terasa sekali beratnya. Semakin berat maka semakin besar ukuran (dimensi) batu bacannya. Dan semakin besar dimensinya maka akan semakin mahal harganya.
Selain 4C untuk bacan di atas, faktor berikut dapat menjadi tambahan panduan dalam memilih bacan:
  • Dimensi Bacan
    Dimensi bacan yang bagus memiliki skala yang seimbang atau proporsional pada tinggi (T), lebar (L), dan panjang (P) batunya. Perbandingannya minimal mendekati skala T:L:P = 1:2:3 untuk bentuk oval cabochon. Jika memilih ukuran besar (jumbo) minimal batunya berukuran tinggi 8 mm, lebar 16mm, dan panjang 24mm. Untuk bentuk round cabochon, skala T:L:P = 1:2:2 atau ukuran batu minimal tinggi 8 mm, lebar 16mm, dan panjang 16mm.
    Jika menginginkan ukuran bacan size kantor, pilihlah yang tinggi batunya minimal 4mm, untuk skalanya sama seperti bacan ukuran besar (jumbo).
  • Cincin atau Ikatan Batu
    Untuk Cincin (ring) untuk ikatan batu bacan bisa saja terbuat dari alloy (alpaka), stainless seel, atau titanium. Namun untuk bacan sekelas kristal ini, ikatan terbuat dari perak, emas, emas putih akan semakin meningkatkan keindahan dan mutunya. Sedangkan untuk desainnya, sesuaikan dengan selera pemakai atau kalau perlu menggunakan desain kustom.
  • Gosokan Batu Bacan
    Hasil finishing gosokan bacan yang baik dapat terlihat pada sosok badan batu bacan. Gosokan yang bagus akan menghasilkan kilauan yang baik, berminyak dan batu bacan tampak seperti kaca (body glass).
Demikian beberapa panduan dalam memilih bacan kristal, semoga bermanfaat. Selamat berburu akik Bacan.
Read more ►

Cara Merawat Bacan Kapur dengan Cairan Ion

1 comments
Peminat bahan bacan muda mengandung kapur ataupun logam umumnya telah mengetahui resiko yang akan didapat ketika akan membeli bahan tersebut. Selain karena harga yang lebih murah, mereka berspekulasi karena memiliki kiat cara merawat bacan seperti itu. Kiat-kiat itu biasanya jadi rahasia karena didapat berdasarkan coba-coba yang beresiko.

Sebelumnya kenali dulu ciri-ciri bacan muda atau bacan kapur. Sehingga bisa ditentukan treament bacan yang tepat. Berikut dirangkum cara merawat bacan kapur yang diperoleh dari para pedagang atau spekulan. Meski mereka sendiri tidak menjamin tingkat keberhasilan yang sama, tak ada salahnya anda mengetahui kiat-kiat treatment bacan, siapa tahu bisa berguna untuk anda.
cara merawat batu bacan

Cara Merawat Bacan Kapur dengan Cairan Ion seperti Pocari Sweat:

  1. Yang paling mudah dengan minuman Pocari Sweat (Minuman mengandung ion)
  2. Sediakan bejana kaca (mis. toples, botol bermulut besar) yang memiliki penutup rapat, yang dapat menjadi wadah dan mampu uap air.
  3. Taruh bahan bacan yang telah dijemur tadi ke dalam becana kaca kemudian isikan pocari sweat atau minuman ion sampai benar-benar merendam bahan.
  4. Letakkan di tempat yang aman dan lakukan perendaman dengan cairan ion ini dari malam hingga pagi hari.
  5. Sediakan bejana logam (mis. wajan, panci masak mie), yang dapat menjadi wadah dan mampu menghantar panas dengan baik.
  6. Pindahkan dari toples bahan bacan dan taruh ke dalam wadah logam kemudian isikan dengan air tanah (mengandung mineral alami) hingga air merendam bahan bacan.
  7. Lakukan penjemuran langsung di bawah terik matahari dari pagi hingga malam.
  8. Ulangi prosesnya selama 14 hari.
  9. Perhatikan untuk mengganti air dan cairan ion jika terlihat warna cairan mulai berubah atau kotor.
  10. Perhatikan pula detil bahan bacan agar anda tahu apakah ada kemajuan dari proses treatment bacan ini.
  11. Proses penjemuran dan perendaman juga boleh dicoba mis. 3 hari perendaman dan 3 hari penjemuran.
Pada umumnya proses di atas mampu mengangkat kapur. Hal ini dapat terlihat pada permukaan bahan bacan yang memutih di bagian luar pada saat kering. Ada baiknya bagian yang memutih ini digosok atau disikat sampai bersih bahan bacannya sebelum dilakukan proses ulang cara merawat bacan dengan cairan ion.
cara merawat batu bacan

Meski secara ilmiah belum diketahui, namun spekulan yang menggunakan cara ini menganalisanya sendiri dengan kemampuan logikanya bahwa kapur yang terkandung dalam bahan akan diikat oleh ion-ion dari pocari sweat saat perendaman dan keluar melalui pori-pori batu saat dilakukan penjemuran dengan rendaman air tanah.

Semoga bermanfaat.
Read more ►

Bahan Bacan Muda dan Bacan Kapur

0 comments
Pernah mendengar orang menyebut bacan muda, bacan kapur atau bacan hitam? semua yang disebut tadi adalah bahan-bahan bacan  kwalitas rendah yang kini marak diperjualbelikan. Untuk bahan dengan kwalitas seperti itu butuh cara merawat bacan yang tepat dengan harapan bahan bacan tersebut bisa digosok menjadi akik bacan yang lebih tinggi kwalitas dan harganya.

cara merawat batu bacan

Saat ini bahan (rough) bacan banyak sekali dijual di bursa batu akik seperti Rawa Bening, Kebayoran Lama, lokasi-lokasi khusus jual batu akik hingga kios emperan pinggir jalan maupun pasar-pasar kagetan. Tapi kebanyakan yang dijual adalah bahan bacan dengan kwalitas rendah yang umumnya bahan bacan yang masih muda, berkapur dan masih mengandung logam berwarna hitam.

Terapkan cara memilih bahan bacan seperti itu dengan teliti karena jika salah pilih maka bahan tersebut akan sia-sia dirawat ataupun ketika mau diolah. Perhatikan ciri-ciri bahan bacan muda karena rata-rata bahan bacan muda yang berkapur belum dapat dibentuk atau digosok menjadi akik bacan. Kalau tidak beruntung, bahan bacan muda bisa hancur (ngeprul) dengan mudah saat dicoba dipotong atau digosok.

Pembeli bahan bacan muda mesti bersabar diri karena untuk dapat mengolahnya dibutuhkan tahap-tahap perawatan yang membutuhkan waktu lama. Ada yang menerapkan cara merawat bacan kapur dengan cairan ion seperti pocari sweat dan ada pula yang mencoba cara merawat bacan kapur dengan cairan pembersih mulut atau yang kandungan bahan kimia lainnya. Yang umum biasanya menggunakan produk-produk rumah tangga, minuman dalam kemasan atau bahan pembantu aktif berupa cairan.

Cara perawatan atau treatment bacan manapun yang akan dilakukan tentu memiliki tingkat keberhasilan yang tidak sama antara satu bahan dengan bahan bacan yang lainnya. Berhati-hatilah karena eksperimen cara merawat batu bacan tadi dapat menghancurkan bahan bacan yang anda punya.
Read more ►

Cara Merawat Bacan Semi Kristal

0 comments
Penggemar batu akik bacan pasti ingin batu bacannya yang belum sempurna beningnya dapat berproses menjadi kristal. Untuk yang semi kristal (belum plong beningnya) cara merawat bacannya sebenarnya sederhana saja, yakni dengan cara memakainya setiap hari. Cara merawat bacan ini adalah dengan memanfaatkan pemanasan yang konsisten melalui suhu tubuh si pemakainya.

cara merawat bacan

Cara ini dipercaya efektif untuk membuat bacan semi kristal anda menjadi lebih bening dari sebelumnya. Cara merawat bacan seperti ini dipandang paling aman karena tidak merusak batu, terutama pada warnanya. Ingat bahwa treatment bacan yang prosesnya dipercepat dapat menyebabkan warna alami bacan berubah. Pakar batu akik akan dapat membedakan mana bacan yang berproses secara alami dan yang diproses secara cepat.

Dari artikel Tentang Cara Merawat Bacan, bahwa inti dari treatment bacan salah satunya adalah dengan merekaya suhu dalam rentang waktu yang lama. Suhu yang lebih hangat dari temperatur ruangan maupun suhu yang temperaturnya berubah-ubah dalam waktu tertentu.
Pemilik bacan yang tak sabar dengan cara alami yang membutuhkan waktu lama, akan mencoba cara merawat bacan dengan proses yang lebih cepat.

Untuk bacan semi kristal, treatment yang dipakai diantaranya adalah dengan cara Perendaman dan Penjemuran:
  • Isikan dengan air tanah hingga hampir penuh ke dalam wadah transparan seperti toples kaca yang dapat ditutup rapat. Wadah kaca dimaksudkan agar proses dapat mudah dipantau dan tutup yang rapat akan mencegah penguapan air rendaman secara berlebihan.
  • Masukkan bacan yang akan diproses ke dalam toples hingga badan bacan terendam (tenggelam) seluruhnya dalam air.
  • Putar penutupnya sampai rapat agar air yang menguap tetap jatuh ke dalam wadah.
  • Taruh toples pada tempat yang langsung terkena sinar matahari (mis. atap genting) pada pagi hari.
  • Setelah 3 hari, perhatikan air dalam toples. Jika berkurang, tambah airnya karena badan bacan harus terendam semuanya dalam air. Ganti juga airnya jika kotor atau mulai berlumut.
  • Lama perendaman dan penjemuran ini tergantung kondisi batu bacannya. Ada yang satu hari penjemuran sudah tampak hasilnya dan ada juga yang telah berbulan-bulan tapi tidak berubah secara signifikan.
  • Jika perubahannya  dianggap sudah cukup, poles kembali bacan anda dengan kulit atau kertas serbuk intan.
Selamat mencoba cara merawat bacan kristal ini
Read more ►

Tentang Cara Merawat Bacan

4 comments
Batu Bacan memang fenomenal, mulai dari harga, lika-liku pencariannya sampai pada cara merawat bacan itu sendiri.

Tentang Cara Merawat Bacan

Ada banyak diskusi dan baik di forum atau facebook group yang membahas bagaimana cara merawat bacan terutama yang belum kristal. Kita ketahui bahwa seperti batu akik lainnya, batu akik bacan secara natural terbentuk oleh alam. Sehingga apa yang dihasilkan dari penggalian batu bacan akan diperoleh bahan batu akik (rough gemstone) yang berbeda-beda kwalitasnya.

Kalau kita mengacu pada proses tempaan alam maka dapat dipastikan bahwa batu akik begitu juga batu bacan ini dibentuk dalam waktu yang tidak singkat bisa puluhan bahkan ratusan tahun.

Saat ini ketika satu bahan bacan atau satu akik bacan dimiliki oleh seseorang, kemudian disadari bahwa bacannya tersebut ternyata kwalitas atau grade-nya jauh dari yang disebut sebagai bacan super kristal (grade AAA +).  Maka ada keinginan si pemilik supaya batu bacan atau bahan bacan yang dimilikinya bisa lebih meningkat kwalitasnya. Kalau sudah begini biasanya si pemilik akan mencari tahu bagaimana cara merawat bacan agar dapat ditingkatkan mutunya. Bisa saja mencaritahunya dari media seperti internet atau tabloid, bisa juga bertanya ke sesama penggemar batu akik atau pedagang batu bacan.
cara merawat bacan

Dan dari diskusi maupun perdebatan itu, belum ada satu pun cara pasti bagaimana cara merawat bacan supaya menjadi lebih baik. Banyak cara-cara merawat bacan yang diyakini oleh si pencetus sebagai cara terbaik, namun di sisi lain ternyata tidak berpengaruh sama sekali. Jika ini terjadi, biasanya akan dikatakan bahwa batu atau bahan bacan satu dan yang kainnya memiliki kondisi yang berbeda-beda sehingga oleh sebab itu diperlukan treatment atau cara merawat bacan dengan metode lainnya.

Inti dari Cara Merawat Bacan

Perlu digarisbawahi bahwa ketika belum ditemukan penggali, batuan akik seperti batu bacan ini diproses secara alami oleh alam dalam waktu yang sangat lama. Jadi ketika perubahan diinginkan dalam waktu yang singkat maka jawabannya hanya satu: sangat sulit. Kita cermati saja proses yang dilakukan alam terhadap batuan, seperti panas matahari, panas inti bumi, kandungan air dalam tanah, dinginnya suhu air dan tanah pada malam hari.

Jadi kebanyakan inti dari cara merawat bacan adalah dengan merekayasa perubahan suhu seperti yang didapat batuan saat masih dalam tanah. Makanya ide dasar cara merawat bacan adalah dengan merendamnya dalam air dan menjemurnya di terik matahari. Cara ini cukup aman karena risiko rusaknya batu atau bahan bacan sangat kecil. Namun sebelum menerapkan salah satu kita atau tips cara merawat batu bacan, anda perlu terlebih dulu mengenal karakter bacan yang akan di-tretment.

Blog ini merangkum berbagai cara merawat bacan yang didapat dari forum, group, facebook atau bertanya langsung dari pengkoleksi dan pedagang batu akik. Silahkan diikuti cara-caranya, cermati mana yang cocok untuk merawat bacan anda, yang terpenting diperhatikan bahwa cara merawat bacan yang dipercepat ini sangat mengandung risiko, batu bacan bisa saja retak (crack), berubah warna atau bahkan hancur. Risikonya anda tanggung sendiri.
Read more ►

Cara Merawat Bacan Kristal

0 comments
Bacan kristal yang sudah diikat menjadi cincin juga perlu dirawat agar koleksi batu bacan anda itu senantiasa terpelihara kwalitasnya dan tidak mudah rusak. Apalagi kita tahu bahwa Batu Bacan adalah primadona bagi penggemar batu akik. Cara merawat bacan kristal ini sebenarnya sama dengan treatment perawatan batu akik lainnya. Jika anda takut salah dalam merawatnya, bawa saja ke toko perhiasan atau kios batu mulia dan serahkan perawatan cincin batu akik bacan anda sama mereka, dengan membayarnya tentu saja.

Dasar pemikiran tentang cara merawat bacan atau bagaimana treatment untuk meningkatkan kwalitas bacan sebenarnya sederhana saja, yakni dengan simulasi suhu atau merekayasa suhu yang didapat batu selama masa treatment.

Langkah-langkah Cara Merawat Bacan Kristal

  • Rendam batu akik bacan dalam air sebentar saja, angkat dan bersihkan dengan cairan sabun yang lembut. Gosok perlahan dengan jari anda. Untuk sisi-sisi yang sulit, bisa gunakan sikat gigi untuk menghilangkan noda atau kotoran yang menempel pada tepian batu bacan atau pada bagian bawah ikatannya.
  • Basuh secara merata hingga sabun luruh semua dari cincin batu akik. Rasakan permukaan batu bacan akik anda dengan jari, jika dirasa masih licin, maka lakukan basuh ulang dengan air. Jika sudah terasa kesat, itu tandanya cairan sabun sudah luruh semua.
  • Keringkan cincin menggunakan lap lembut kering atau menggunakan tisu.
  • Diamkan beberapa saat sebelum anda memakainya atau menyimpannya, untuk memastikan bahwa cincin batu bacan akik anda benar-benar telah kering.
  • Jika ingin dipakai, maka perhatikan hal-hal yang dapat merusak koleksi batu bacan anda seperti: benturan atau terjatuh yang dapat membuat goresan bahkan memecahkan batu kesayangan anda. Hindari terkena kotoran-kotoran yang sulit dibersihkan tatkala anda memakainya sambil beraktifitas atau bekerja.
  • Jika ingin disimpan, terlebih dulu taruh cincin batu bacan anda menggunakan tempat khusus perhiasan. Kemudian simpanlah dalam lemari atau tempat yang tidak lembab dengan sirkulasi udara yang baik.
  • Perhatikan permukaan batu bacan anda. Terkadang anda perlu untuk membuat kilaunya menjadi sempurna lagi. Bacan yang mulai kusam bisa anda poles lagi di tukang gosok batu akik atau anda dapat melakukannya sendiri dengan menggosok permukaan batu bacan anda pada permukaan kulit atau mengunakn kertas poles khusus akik (kertas kalkir yang mengandung serbuk intan).
cara merawat bacan
Apabila anda rajin melakukan perawatan batu akik bacan koleksi anda ini, dapat dipastikan cincin batu bacan kristal milik anda ini senatiasa terjaga kwalitasnya.
Read more ►
 

Copyright © Cara Merawat Bacan Powered by Equatropica | Supported web Info-nya Mancing